Rabu, 09 April 2014

Tips menghadapi laptop rusak-keputusan yang tepat.

Laptop sekarang secara umum tidak setangguh keluaran 10 tahun yang lalu. Kenapa bisa? Ini adalah pengalaman yang saya pelajari dari pekerjaan saya sebagai teknisi laptop. Penemuan tehnologi yang semakin canggih yang disebut dalam bentuk fisik bernama chipset mampu mengambil alih kerja yang sebelumnya dibebankan oleh beberapa IC. Akibatnya beberapa komponen IC ditiadakan (tidak dipakai) oleh pabrikan pembuat mesin laptop. Beberapa contoh beban fungsi kerja yang dialihkan antara lain kinerja USB, KEYBOARD, MOUSE, I/O, sebagian fungsi SOUND CARD. Memang tidak semua pabrikan membuat produk yang sama. Tetapi secara umum bisa disimpulkan bahwa tujuan dari semua proses tersebut diatas (produksi) adalah penghematan (mengurangi biaya produksi). Pada akhirya harga jual bisa diturunkan sehingga terjangkau oleh semua kalangan dan pasar konsumen menjadi besar.

Celakanya! Seperti saya tulis bait pertama diatas. Ini adalah konsekuensi dari harga laptop menjadi murah!
Tips ini sekedar saran untuk mengambil keputusan yang tepat ketika mengalami kerusakan pada laptop.

Pertama jangan panik. Cobalah mengurut kronologi saat terakhir laptop mengalami kerusakan. Beberapa contoh umum yang sering dialami banyak orang antara lain :
Overheat (panas) pada chipset. Kadarnya 50%dari kemungkinan laptop menjadi normal. Indikatornya : dihidupkan bisa tapi tidak ada tampilan, atau dihidupkan normal tapi hanya bertahan beberapa menit (tiba-tiba mati sendiri).
Layar garis atau gambar goyang. Bisa dipastikan ini kerusakan pada layar. Kadarnya 75%, ganti layar adalah solusi.

Kedua : Mencari informasi sebanyak mungkin tentang detail kerusakan dari laptop itu sendiri. Ini untuk menghindari kesalahan diagnosa oleh orang lain, kemudian bisa terjadi kasalahan penanganan yang pada akibatnya kerusakan laptop menjadi semakin parah.

Ketiga : Berilah tanda khusus pada spare part laptop sebelum dibawa ke tempat perbaikan laptop. Buatlah tanda tangan di layar, hardisk, memori, batre, adaptor, dengan menggunakan spidol permanen. Untuk menghapus kembali gunakan minyak kayu putih dengan cara dioleskan dan digosok. Ini untuk menghindari spare part tertukar dengan milik orang lain. Di tempat perbaikan laptop biasanya banyak spare part yang sama.

Keempat : Mulailah sadar bahwa jaman sekarang laptop bukan lagi barang mewah. Melainkan sudah menjadi barang massal. Dengan menyadari hal tersebut ketika mengalami kerusakan laptop, semoga pikiran menjadi lebih tenang.
Satu-satunya perbedaan laptop dengan barang elektronik lain adalah data. Oleh karena itu rajinlah membuat back up data dengan menyimpan data di perangkat penyimpan data eksternal (hardisk eksternal, flash disk, burning cd)

Kelima : Jangan simpan laptop apabila sudah tidak bisa diperbaiki. Semakin tua umur barang elektronik ia hanya akan menjadi barang rosok, dan tidak akan menjadi barang antik yang bernilai tinggi.

Keenam : Dengan kerendahan hati, saya menawarkan win win solution. Saya bersedia membeli laptop rusak anda dengan harga wajar menggunakan perhitungaan harga spare part. Prinsip saya cukuplah anda jatuh, tapi jangan tertimpa tangga juga.

Akhir dari tulisan ini semoga bisa bermanfaat buat sesama, saya bertambah teman juga sodara.